Lombok Tengah Breaking Featured

TAMPIL SEDERHANA, SUNGKEM ORANG TUA — Hairil Usman Daftar Calon Kades Aikmual: "Bukan Adu Kekuatan, Tapi Komitmen Melayani"

Share berita ini
TAMPIL SEDERHANA, SUNGKEM ORANG TUA — Hairil Usman Daftar Calon Kades Aikmual: "Bukan Adu Kekuatan, Tapi Komitmen Melayani"
TAMPIL SEDERHANA, SUNGKEM ORANG TUA — Hairil Usman Daftar Calon Kades Aikmual: "Bukan Adu Kekuatan, Tapi Komitmen Melayani"
LOMBOK TENGAH, 2 September 2026 — Sebuah pemandangan yang hangat dan bermakna menyelimuti proses pendaftaran calon Kepala Desa Aikmual, Kecamata...

LOMBOK TENGAH, 2 September 2026 — Sebuah pemandangan yang hangat dan bermakna menyelimuti proses pendaftaran calon Kepala Desa Aikmual, Kecamatan Central Lombok. Berbeda dengan keramaian dan mobilisasi massa yang kerap menyertai pendaftaran, Hairil Usman justru hadir dengan kesederhanaan yang menyentuh hati. Langkah kakinya menuju sekretariat panitia didampingi oleh tim kecil pemenangan dan — yang paling istimewa — kedua orang tuanya yang berjalan di sisinya. Di hadapan seluruh hadirin, ia pun sungkem kepada keduanya, sebuah simbol penghormatan sekaligus permohonan restu yang menjadi inti dari pencalonannya.

 

Di tengah maraknya pesta mobilisasi massa yang berpotensi memicu polarisasi, Hairil Usman memilih jalan yang berbeda. Baginya, Pilkades bukan arena unjuk gigi siapa yang lebih kuat atau siapa yang membawa pendukung terbanyak. Ini adalah momen di mana warga memilih sosok yang siap mengabdi, bukan sekadar berkuasa.

 

"Pencalonan kepala desa ini tidak perlu dijadikan ajang adu kekuatan sesama calon. Ini bukan soal siapa yang paling banyak membawa pasukan, melainkan tentang komitmen nyata untuk membenahi roda pemerintahan desa dan menata kehidupan masyarakat ke arah yang lebih baik," tegas Hairil Usman usai menyerahkan berkas pendaftaran.

 

Kesederhanaan yang ia tampilkan bukan tanda lemah dukungan, melainkan bukti bahwa kekuatan sejati seorang pemimpin tidak terlihat dari keramaian pengiring, melainkan dari ketulusan hati untuk melayani.

 

Kehadiran kedua orang tua di sisi Hairil bukan sekadar pendampingan biasa. Saat ia sungkem kepada ayah dan ibunya di hadapan panitia serta warga yang hadir, momen itu menjadi simbol mendalam tentang makna kepemimpinan yang ia bawa.

 

"Amanah memimpin desa itu sama dengan tanggung jawab seorang anak kepada orang tuanya — harus dijalankan dengan rasa hormat, ketulusan, dan tanggung jawab penuh. Jika fondasi nilai itu yang kita bawa ke pemerintahan desa, maka pelayanan kepada seluruh warga Aikmual akan berjalan tulus dan berkeadilan," ungkapnya dengan suara tenang namun mantap.

 

Bagi Hairil, memimpin rakyat adalah memperluas makna berbakti kepada orang tua. Jika ia mampu berbakti dengan tulus kepada yang melahirkannya, maka ia pun akan mampu memimpin warganya dengan kasih sayang, keadilan, dan tanggung jawab

 

Dengan pendekatan yang humanis dan bersahaja ini, Hairil Usman bersama tim kecilnya berkomitmen membawa visi pembenahan tata kelola birokrasi desa serta penguatan tatanan sosial masyarakat Aikmual. Ia berjanji tidak akan menciptakan gesekan politik yang tidak perlu di akar rumput. Sebaliknya, ia ingin menjadikan Pilkades ini sebagai sarana mempererat persatuan, bukan memecah belah.

 

"Kemenangan sejati bukan yang diraih dengan memecah belah masyarakat, melainkan yang menyatukan hati seluruh warga demi kemajuan bersama. Aikmual butuh pemimpin yang merangkul semua, bukan yang membagi-bagi," tambahnya.

 

Kehadiran Hairil Usman dengan kesederhanaan dan nilai-nilai luhur yang ia tampilkan sejak hari pertama pendaftaran menjadi angin segar bagi masyarakat Aikmual. Warga berharap semangat yang ditunjukkannya — ketulusan, penghormatan kepada orang tua, serta keinginan untuk membenahi tanpa menciptakan konflik — menjadi awal babak baru kepemimpinan yang bersih, jujur, dan berpihak kepada rakyat.

 

Semoga langkah sederhana namun bermakna ini menjadi teladan bagi seluruh kontestan demokrasi desa, bahwa pemimpin yang hebat bukan yang paling ramai pengiringnya, melainkan yang paling tulus hatinya.

 

Tim Investigasi NTB